Desa Ujungwatu, Jepara
Pemilik: -
Info Detail
"Potensi Tersembunyi di Ujung Utara Jepara"
Semua bermula dari sosok Mbah Muhammad Satir, seorang penginjil dari Desa Banyumanis. Sejak tahun 1962, melihat kondisi Dukuh Palohjati yang berawa dan berkarang, beliau menyulap semak belukar menjadi tambak produktif.
Kerja keras beliau kini diteruskan oleh warga sekitar. Meski beliau telah dimakamkan di Cumpleng, warisannya hidup dalam ratusan hektar tambak yang menghidupi desa.
Produktivitas melonjak dari 800kg menjadi 2.000kg/ha berkat kolaborasi Pentahelix: Petambak, Akademisi (Unisnu), Bisnis (PLN UIK TJB), Pemerintah (KKP/Pemkab), dan Media.
Masuknya PLN UIK Tanjung Jati B membawa elektrifikasi tambak.
Pembangunan instalasi listrik, penanaman mangrove.
Pusat pembelajaran Bandeng Kalingga & program Electrifying Marine.
Crowdfunding "Jaga Pantura", Rumah BUMN Jepara.
"Jarak 50km dari pusat kota menjadi kendala. Harapan kami, melalui Koperasi Bala Kalingga Jaya, kami dapat membuka konter penjualan di objek wisata utama Jepara."
β Wharsono, Ketua Koperasi.
GIS KKN Unisnu Β© 2026 β’ Desa Ujungwatu